Pengawasan Pengiriman Ternak ditingkatkan

Jum`at, 21 Oktober 2016 admin General 182 Views
Pengawasan Pengiriman Ternak ditingkatkan

Ketua Komsi II DPRD Kabupaten Bima Ir Suryadin akan memanggil Dinas Peternakan Kabupaten Bima. Pemanggilan itu terkait kasus penyeludupan ternak betina ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
”Kita akan panggil dinas terkait. Kita minta pengawasan terhadap perdagangan ternak ditingkatkan,” terangnya pada Radar Tambora, kemarin.

Ditegaskan, ternak betina produktif jelas dilarang untuk dipotong atau dikirim keluar daerah. Itu sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) NTB. Karena dapat mengancam populasi ternak di Bima.

”Masalah ini harus disikapi serius. Pelaku penyeludupan harus diproses secara hukum,” tandasnya.

Anggota dewan dari Golkar ini meminta, penegakan aturan harus dilakukan. Mengingat kasus penyeludupan ternak betina di Bima mulai mengkhawatirkan.

”Ini ancaman yang dapat merusak populasi ternak kita,” terangnya.

Suryadin juga mengingatkan, setiap ternak yang akan dikirimkeluar daerah dikarantina. Untuk memastikan kondisi kesehatan ternak tersebut. Termasuk mencegah ternak betina usia produktif dikirim keluar.

Pengawasan pengiriman ternak di Pelabuhan Bima juga katanya,harus diperketat. Terutama pemeriksaan surat-surat ternak yang akan dikirim keluar.

”Semua ternak yang akan dikirim harus dicek fisik,” ingatnya.

Dia berharap, kasus penyeludupan ternak itu menjadi pelajaran bersama. Supaya kasus yang sama tidak terulang. (dam)